Pernah terpikirkan juga istilah ini sangat terkait dengan apa yang kita laporkan kepada manajemen?
masih inget juga dengan istilah ABS : Asal Bos senang??
iya, continuous improvement memang perlu sekali untuk diterapkan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan atau hambatan yang sering kita alami dalam dunia kerja. Hambatan tersebut apabila tidak segera disolusikan akan menjadi hambatan bagi perusahaan tempat kita bekerja atau perusahaan yang kita kelola. Ada beberapa hal yang perlu kita garis bawahi:
- Apakah kita akan tau apa solusi yang harus diberikan apabila kita/ manajemen tidak tau permasalahan yang kita hadapi??
- Apakah manajemen bisa tau permasalahan yang sedang dihadapi apabila kita tidak melaporkan permasalahan yang kita hadapi? dengan kata lain kita tidak melaporkan secara terbuka mengenai permasalahan yang dihadapi; yang kita laporkan hanyalah hal-hal baik yang telah berhasil dicapai.
- Apakah dengan target yang sebenarnya belum tercapai akan ditingkatkan di tahun berikutnya sebagai akibat manajemen telah beranggapan bahwa target yang tersebut telah tercapai walaupun sebenarnya kegagalan telah menghampiri???
Ya, keterbukaan dan kejujuran sangat penting dalam report kita ke atasan. Sehingga apabila atasan tau permasalahan yang dihadapi belum tersolusikan akan menjadi prioritas atasan untuk mensolusikan terlebih dahulu. Sehingga pihak manajemen akan tau kelemahan dari internal perusahaan dan tidak akan seenaknya meningkatkan target di tahun berikutnya.
Permasalahan ini menjadi sesuatu yang sangat mendasar dari beberapa perusahaan BUMN di Indonesia. Dalam manajemen terjadi beberapa tahap: Planning, Organizing, Actuating, Controlling, dan akan terjadi loop kembali ke arah planning apabila dalam controlling ada permasalahan yang dihadapi ataupun ada hal yang harus disempurnakan. Perlu diingat peningkatan stress kerja bisa diakibatkan karena peningkatan target yang sangat mustahil untuk dicapai.
Makasih.
BalasHapusKomentar dariku jadi komentar pertama.
Satu yang pasti semua hal yang berkaitan dengan "continous improvement" tidak akan bisa berjalan kalo perusahaan itu sendiri tidak memiliki visi dan misi ke arah itu.
..wah bener banget boss, kalau kita mau pergi kesuatu tempat...maka kita harus tahu persis, saat ini kita ada dimana...sehingga segala sesuatunya dapat direncanakan dg akurat, sesuai dg sumber daya yg kita miliki dan kita juga akan tahu, masih butuh apa spy bisa sampai ketujuan dengan efektif dan efisien...target yg rasional adalah target yg 'do-able'
BalasHapuswaaaa.. seneng banget, "guru" ku ikut ngasi komentar. heheheh
BalasHapusthanx commentnya Bos!